Kampar,Jejaktinta.com
Tapung Hulu – Aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Danau Lancang Bangkit (GERDAP) di depan Kantor PT KWP, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, berlangsung aman – damai namun belum membuahkan kesepakatan. Massa aksi memutuskan bertahan dan bermalam di depan gerbang perusahaan sebagai bentuk komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. (21/7/2026)
Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua Karang Taruna Desa Danau Lancang, Muhamad Fharul, bersama Ketua LPM Desa Danau Lancang, Rendi Amanda R., S., Sos. Dalam orasinya, menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai menjadi harapan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan di wilayah mereka.
Adapun tuntutan yang disampaikan meliputi, pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih dirasakan masyarakat, prioritas perekrutan tenaga kerja lokal, serta realisasi kemitraan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 20 persen dari masyarakat Desa Danau Lancang.
Menurut koordinator aksi, tuntutan tersebut merupakan bentuk dorongan agar hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar dapat berjalan lebih adil, transparan, dan saling menguntungkan.
Selama aksi berlangsung, situasi tetap berjalan tertib dan kondusif. Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Tapung Hulu yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Riko Rizki Masri S.H., M.H. bersama jajaran, serta didukung Babinsa Desa Danau Lancang, guna memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tidak ada mengganggu dalam ketertiban umum.
Hingga aksi berakhir pada malam itu, belum tercapai kesepakatan maupun tanggapan yang dapat diterima oleh massa. Karena belum memperoleh hasil sesuai harapan, peserta aksi memilih tetap bertahan dan bermalam di halaman depan PT KWP sebagai bentuk tekanan moral agar tuntutan mereka mendapat perhatian dari pihak perusahaan.
Massa berharap manajemen PT KWP segera membuka ruang dialog yang konstruktif dengan melibatkan seluruh pihak terkait, sehingga persoalan aspirasi masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi perusahaan maupun warga Desa Danau Lancang.
Editor : J Sihotang
Sumber : Insan Pers
