Tapung Hulu, Jejaktinta.com |
– Ditengah sorotan publik terhadap kinerja institusi penegak dalam hukum, Kapolsek Tapung Hulu, Iptu Riko Rizki Mazri, SH, MH, justru melakukan manuver yang tidak lazim namun sangat memastikan manfaat. Halaman Mapolsek yang biasanya sunyi dan formal, kini berubah menjadi arena penyegaran bagi warga lansia dengan agenda Senam Sehat melawan penyakit.
Langkah inipun bukan sekadar seremoni kosong. Melainkan pernyataan sikap yang tajam bahwa kepolisian dibawah komando Iptu Riko Rizki Mazri menolak institusi yang kaku dan berjarak dengan rakyat. Kini Polsek Tapung Hulu bertransformasi menjadi jantung kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga lansia.
Kapolsek Iptu Riko Rizki Mazri, SH, MH, menegaskan, bahwa lahan Polsek kini bukan hanya pasilitas biasa saja tetapi bertransportasi menjadi pusat olahraga sebagai investasi sosial yang tidak bisa ditawar.
Karena Kamtibmas itu juga dimulai dari masyarakat yang memiliki raga yang sehat dan jiwa yang bahagia,”ungkap Riko .
“Kami tidak ingin Polsek ini menjadi tempat yang angker bagi warga. Melalui program Senam Sehat setiap pukul 06.00 WIB ini, kita robohkan tembok pembatas antara aparat dan masyarakat, Jika masyarakat sehat, dan lansia bugar, maka produktivitas meningkat dan potensi gangguan keamanan akibat frustrasi sosial bisa kita tekan sejak dini, dengan pengayoman yang nyata,” tegas Iptu Riko Rizki Mazri
Respon dari akar rumput tak kalah pedas menyentil pihak-pihak yang abai terhadap kaum marginal. Para peserta lansia merasa senang diberikan ruang – fasilitas. Polsek Tapung Hulu adalah oase di tengah minimnya ruang publik yang ramah bagi orang tua.
“Dulu kami merasa asing dengan kantor polisi, tapi kini kami datang tiap pagi dengan sukacita, Pak Kapolsek tidak hanya memberi kami tempat, tapi memberi kami semangat hidup baru. Instansi lain hanya sibuk dengan urusannya sendiri, Polsek Tapung Hulu justru merangkul kami yang sudah tua ini agar tetap bugar dan bahagia. Ini baru namanya polisi pengayom, mengerti hati rakyat,” ungkap seorang peserta senam dengan bangga.
Inisiatif Iptu Riko Rizki Mazri ini merupakan antitesis dari birokrasi yang lamban membuka pintu Mapolsek untuk kegiatan rutin bagi warga, dengan langkah berani, walau mengandung risiko administratif, dan memiliki dampak sosial yang luar biasa. Kepemimpinan yang responsif seperti inilah yang dibutuhkan untuk memulihkan kepercayaan publik secara total: dengan tindakan, dan bukan sekadar jargon.**(JS / Redaksi)
Sumber : Insan Pers Keadilan.
