Kampar, Jejaktinta.com
– Upaya perbaikan akses transportasi – Jalan Penghubung Kantor Camat Tapung Hulu. Telah dimulai Pekerjaan diawali dari Desa Sumber Sari, menuju Desa Senama Nenek, dan akan dilanjutkan ke jalan Desa Danau Lancang. Jumat (12/6/2026).
Perbaikan jalan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan ruas jalan rusak tersebut, sebagai jalur utama aktivitas sehari-hari, mulai dari urusan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Sebagai langkah awal, dua unit alat berat telah diturunkan ke lokasi, yakni Bomag untuk proses pemadatan dan Motor Grader untuk meratakan badan jalan. Dengan kehadiran alat berat ini, menandai dimulainya perbaikan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Camat Tapung Hulu bersama unsur pemerintah desa, perusahaan, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak terkait sebelumnya telah melakukan koordinasi, guna memastikan perbaikan jalan dapat terlaksana secara gotong royong dan memberikan manfaat luas bagi warga.
Masyarakat menyambut baik dimulainya pekerjaan tersebut, dan berharap kondisi jalan akan lebih baik nantinya yang memperlancar transportasi, dapat mengurangi biaya transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapung Hulu.
“Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Dengan adanya perbaikan jalan menuju kantor camat dan antar desa akses akan semakin lancar, terutama bagi warga dan anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur ini menuju sekolah,” ujar salah seorang warga.
Selain memperlancar pelayanan publik, juga dapat meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. Tidak seperti selana ini, jikalau saat kemarau menimbulkan debu menyerang pemukiman warga setempat, dan pada saat musim hujan, jalan licin dan berlumpur, sehingga tidak ada kenyamanan bagi pengguna maupun warga setempat.
Dengan dimulainya perbaikan jalan ini masyarakat berharap seluruh proses dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga Desa Sumber Sari, Senama Nenek, dan Danau Lancang, serta seluruh masyarakat Tapung Hulu secara umum.**(JS / Redaksi)
