Jejaktinta.com | Tapung Hulu
Semangat Ramadhan tak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga aksi nyata di Desa Senama Nenek, program penanaman pohon – penghijauan, khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS), kolaborasi antara Karang Taruna, Pemerintah Desa, bersama, PT EMP Energi Gandewa.
Puluhan bibit pohon ditanam bersama di sekitar aliran sungai. Satu per satu bibit ditanam, lalu disiram penuh harap. Tampak plang bertuliskan “Karang Taruna Senama Nenek”, “Kepala Desa Senama Nenek” dengan dukungan PT EMP Energi Gandewa, hal ini jadi simbol, bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen.
Ketua Karang Taruna Senama Nenek, Efron Satria P, menegaskan bahwa penghijauan ini adalah panggilan tanggung jawab generasi muda.
“Program penanaman pohon – penghijauan di sekitar Desa Senama Nenek, khususnya daerah aliran sungai (DAS), kami dukung penuh, ini momentum Ramadhan bulan penuh berkah. Kita ingin keberkahan itu juga hadir dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kepala Desa Senama Nenek, mengapresiasi atas sinergi yang terbangun. Menurutnya menjaga DAS adalah langkah strategis untuk mencegah kerusakan lingkungan seperti erosi dan ancaman banjir di masa depan,”ungkapnya
Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kelestarian alamnya,”tambahnya
Sementara itu, keterlibatan PT EMP Energi Gandewa dalam penyerahan dan penanaman bibit pohon menunjukkan peran dunia usaha dalam mendukung program lingkungan berbasis masyarakat. Kolaborasi ini menjadi contoh, bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, semua pihak
Secara tajam, kegiatan ini juga menjadi pesan moral: jika hari ini masyarakat abai terhadap DAS, maka dampaknya akan dirasakan bersama di kemudian hari. Sungai yang rusak berarti sumber kehidupan yang terancam. Karena itu, gerakan hijau ini harus konsisten dan berkelanjutan, bukan berhenti pada momen simbolis.
Di bulan suci Ramadhan ini, kiranya setiap bibit yang ditanam menjadi simbol amal jariyah akar yang menguatkan tanah, daun yang meneduhkan, dan harapan yang tumbuh untuk generasi mendatang.
Desa Senama Nenek telah memulai langkah nyata, tantangannya adalah menjaga semangat itu tetap hidup, agar penghijauan bukan sekadar program, melainkan budaya kita bersama.
Sumber: pers keadilan tapung hulu
